Picture from
https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/09/02/38936-ilustrasi-brave-pink-hero-green-ai.webp
Bayangkan rakyat hanya di gaji minimal UMK hanya sekitaran 4-5 Juta Rupiah setiap bulannya, survive dengan kehidupan ini, itu baru di ibukota, belum di daerah-daerah, aku pernah merasakan gaji kecil sebesar Rp. 30.000 sehari, dan Rp. 800.000 sebulan uang itu hanya cukup untuk bayar kos Rp. 300.000/bulan dan makan hanya Rp. 15.000 perhari, tanpa ada dana darurat jika sakit dan hal darurat lainnya. Dan tetap memilih untuk hidup dan survive. Sedangkan para anggota DPR itu digaji Rp. 100.000.000 lebih per bulan iya kamu gak salah PER BULAN, belum lagi tunjangan ini itu yang tidak masuk akal dan gak tau fungsinya apa, oh yaa dan juga mereka akan di fasilitasi untuk ke luar negeri berkedok "Kerja" tapi kebanyakan juga hanya beberapa hari dan setelahnya sekalian liburan dan menikmati uang rakyat untuk jalan-jalan, seperti yang terjadi sebelum ini beberapa anggota DPR ke Australia katanya untuk bekerja, tapi setelah di cek ternyata mereka juga ikut marathon disana, like ngapain bapak-ibu? Apakah ikut marathon di sana juga bagian dari pekerjaan anda dan apa manfaatnya untuk rakyat ya?
Keadaan ekonomi di Indonesia saat ini cukup memprihatinkan, tingkat pengangguran meningkat, ekonomi menurun, keadaan susah, inflasi dan banyak problema lainnya. Namun disisi lain para pejabat, wakil rakyat yang harusnya bisa merasakan sedihnya menjadi rakyat Indonesia saat ini, yang harusnya mengerti dan mencari solusi dari masalah yang terjadi tetapi malah berdansa-dansa menikmati uang rakyat tanpa rasa bersalah. Hanya mementingkan kebutuhan keluarga nya sendiri dan kepentingan partainya, kalau rakyat mah bodo amat yaa.
Yah, begitu chaos nya keadaan saat ini puncaknya saat terjadi demo besar-besaran di Jakarta, ada seorang ojek online bernama Affan Kurniawan dilindas oleh mobil polisi, bukan mobil biasa tapi mobil besi yang tahan peluru, awalnya pengemudi ojek online ini sedang berlari kedepan untuk menghindar dari mobil, tetapi mobil ini malah menabraknya, mobilnya sempat berhenti dan massa sempat menyuruh pengemudi mobil bergerak kebelakang karna ojol ini posisinya terlindas tetapi bukannya bergerak kebelakang mobil itu justru tetap tancap gas kedepan sehingga melindas ojol ini dengan rasa tak bersalah, akhirnya korban dibawa ke rumah sakit dan meninggal. Maksudnya tu mobil kan tau ya dia nabrak orang, bukannya mundur malah di gas, walaupun alibinya supirnya ketakutan dengan massa yang banyak, tapikan yang dia kemudikan bukan mobil biasa, tapi mobil anti peluru, mobil besi, ya orang-orang juga mikir-mikir menerobosnya kan.
Setelah itu rakyat makin ngamuk dan anarkis, sampai menjarah beberapa rumah DPR yaitu rumah pejabat Ahmad Sahroni yang viral banget kemaren, awalnya mereka menjarah karna Ahmad Sahroni pernah bilang di media bahwa orang-orang yang demo itu tolol, orang-orag yang meminta untuk membubarkan DPR itu tolol. Yah, akhirnya rakyat yang dia bilang tolol langsung ke rumah nya dan menjarah semua barang yang ada, merusak propertinya, mengambil semua barangnya, tas mewah istrinya, jam tangan mahalnya, koleksi mainan sampai ke anggur-anggur rumah nya di kulkas juga dibawa oleh penjarah, rumahnya kacau, hancur bak kapal pecah, sedangkan ia memilih kabur dengan membawa dompet dan hp ke singapura bersama keluarnya dan sampai sekarang menjadi orang yang sangat di cari oleh rakyat bukan pemerintah yaa. Dia berhasil membuat rakyat marah dan kesal dan mungkin dia juga tidak menyangka rakyat bisa sampai menjarah seperti ini karna belum pernah terjadi sebelumnya kan.
Tak cuma rumah anggota DPR Ahmad Sahroni, tetapi juga beberapa rumah artis yang menjadi anggota DPR menjadi target jarahan, seperti rumah Uya Kuya, Eko Patrio, Nafa urbach dan bahkan rumah Menteri Sri Mulyani. Sebenarnya kalau sudah seperti ini siapa yang bisa disalahkan? Tidak membenarkan juga ya tindakan penjarah itu, namun disisi lain ya terutama si Ahmad Sahroni itu cukup memantik kemarahan rakyat dan akhirnya saat amarah itu memuncak datang lah para oknum yang memprovokasi untuk bertindak berlebihan sampai hal yang tidak seharusnya dilakukan terjadi. Ujung-ujungnya nanti rakyat lah yang tetap menjadi korban dan orang yang paling disakiti.
Sebegitu chaos nya tahun ini di 2025, sempat kemarin saya cukup sedih melihat para anggota paskibraka yang banyak mengalami kendala untuk mengibarkan sang saka Merah Putih ke langit, ada yang mau pingsan lah sampai di bopong temannya, ada yang tali tiang benderanya putus sampai para paskibraka tidak bisa mengibarkan bendera merah-putih, ada juga yang sampai tali sepatunya terbuka bahkan celananya pun bisa copot di tengah lapangan, sampai ada yang komen seperti ini "entah apa yang akan terjadi di Indonesia yaa, karna tahun ini banyak sekali kendala untuk mengibarkan bendera merah-putih seolah-olah mengisyaratkan bahwa negara kita tidak baik-baik saja", dan yaaa memang negara ini tidak baik-baik saja. Cepat pulih ya indonesiaku, walau banyak yang mencaci sehingga tidak ada lagi yang mengaku nasionalis lagi tapi jauh dari ha itu aku tetap hidup di tanah mu, makan dan minum dari air mu. Tidak pantas rasanya aku menghina-mu, bukan engkau yang ku benci dan ku perangi, namun para pejabat itu, para pemakan uang rakyat yang tidak amanah itu, para manusia yang mengaku akan membawa perubahan dan membuat rakyat maju itu namun itu hanya indah dimulut mereka saja. Cepat pulih Indonesia ku yang malang.
Irma
