Perspektif

Aku kadang heran sama orang-orang,  baik teman-teman aku dan yang lainnya yang sering mempermasalahkan perbedaan, ya! Perbedaan disini maksudnya dalam bersosial, berfikir, bertingkah laku dan juga berbagai perbedaan yang terjadi dimasyarakat kita.

Semua orang kayaknya mempersalahkan banget sama orang-orang yang beda dari kelompok mereka, orang indonesia atau orang lain kalo ngeliat seseorang entah itu beda penampilannya kayak orang-orang muslim yang pake cadar, langsung di omongin, langsung di Judge macem-macem, tanpa cari tau dulu, apa orang itu bener-bener salah dan langsung menyimpulkan bahwa dia salah, dan bahkan mereka berani bilang kalo orang-orang yang kayak gitu komplotan teroris. Pertanyaannya disini apa orang-orang yang ngejude dan langsung menyimpulkan itu berada dijalan yang bener? Apakah mereka udah ngelakuin hal-hal yang bener?, karena kebanyakan orang memandang terlalu jauh, sampe kesalahan kecil orangpun bisa dicari-cari, tapi dia tutup mata atau enggak menyadari kalau posisi dia disitu juga salah, menurut aku jangan terlalu fokus sama kehidupan orang lain, kalau kamu fokusnya kekehidupan orang lain, kehidupan kamu siapa yang mengendalikan? Yang ada kehidupan kamu terbengkalai dan kehidupan orang yang kamu fokusin itu bakalan maju terus.

Kemaren aku terlibat debat santai sama teman-teman, yang akhirnya memanas karena beda perspektif, mereka tetap pada perspektif mereka dan juga aku merasa betul dengan perspektif sendiri, yang jadi permasalahan disini kenapa orang-orang gak bisa nerima perbedaan? Kenapa orang-orang selalu kepo sama kehidupan orang lain? Bahkan banyak yang memaksakan kehendaknya pada orang lain, apa itu logis? Menurut aku 100% enggak logis, gimana caranya kita bisa memaksakan pendapat kita sama orang lain yang punya perspektif berbeda? Nah, hal yang kayak begini nih yang banyak mengahancurkan masyarakat sehingga banyak menimbulkan perang, tawuran yang gak bakal menyelesaikan masalah. Orang-orang yang punya perspektif berbeda memang sulit banget disatuin sulit banget, apalagi dua-duanya sama-sama keras kepala, masalahnya disini orang Indo itu sulit nerima kalo ada yang beda dari mereka, jalan lain menurut mereka yaitu mengejudgenya ataupun sampe perang segala sehingga orang lain yang gak salah dan gak tahu menahu mengenai hal itupun harus jadi korban, miris banget!

Menurut aku ada solusi sederhana untuk nyelesain masalah ini, sebenernya solusi ini udah diketahui semua orang tapi mungkin banyak yang melupakannya, solusi disini sebenarnya sederhana yaitu semua orang harus bisa MENERIMA PERBEDAAN dan MENGHARGAINYA, ini hal yang harus kita bold tebel-tebel.

Gak bisa dipungkiri lagi, semua orang punya perspektif masing-masing, semua orang punya pandangan masing-masing dalam melihat suatu hal, itu biasa! Karena manusia itu dikasi otak dan akal masing-masing sama Tuhan, jadi artinya setiap orang punya hak untuk memandang dan menilai masing-masing pada suatu hal pake otak mereka, trus kenapa sampe diributin? Kenapa sampe makan banyak korban segala? Kalo kita udah bisa nerima perbedaan dan saling menghargai, Kehidupan kita bakalan tentram aja selama dia gak ganggu kehidupan dan perspektif kita pribadi, yakan?!,  Semua bakalan jalan di jalan yang menurut mereka bener, karena gak satu orangpun yang berhak mengejudge kalo orang lain itu salah kecuali Tuhan. Kita juga gak tau kan siapa yang berada dijalan yang benar? Tapi poinnya disini walaupun kita beda-beda tapi kita satu, kan itu semboyan kita "Bhineka Tunggal Ika", gak pandang ras, agama, kebudayaan, warna kulit, atupun status sosial.

Allah S.W.T. juga udah berfirman, bahwa:

 Ù„َÙƒُÙ…ْ دِينُÙƒُÙ…ْ ÙˆَÙ„ِÙŠَ دِينِ

“Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku”.

Disini udah jelas kan?, jadi gak usah ngurusin orang lain, cukup fokus kediri sendiri.

0 Comentarios

Follow Me On Instagram