Aku kadang heran sama orang-orang, baik teman-teman aku dan yang lainnya yang sering mempermasalahkan perbedaan, ya! Perbedaan disini maksudnya dalam bersosial, berfikir, bertingkah laku dan juga berbagai perbedaan yang terjadi dimasyarakat kita.
Semua orang kayaknya mempersalahkan banget sama orang-orang yang beda dari kelompok mereka, orang indonesia atau orang lain kalo ngeliat seseorang entah itu beda penampilannya kayak orang-orang muslim yang pake cadar, langsung di omongin, langsung di Judge macem-macem, tanpa cari tau dulu, apa orang itu bener-bener salah dan langsung menyimpulkan bahwa dia salah, dan bahkan mereka berani bilang kalo orang-orang yang kayak gitu komplotan teroris. Pertanyaannya disini apa orang-orang yang ngejude dan langsung menyimpulkan itu berada dijalan yang bener? Apakah mereka udah ngelakuin hal-hal yang bener?, karena kebanyakan orang memandang terlalu jauh, sampe kesalahan kecil orangpun bisa dicari-cari, tapi dia tutup mata atau enggak menyadari kalau posisi dia disitu juga salah, menurut aku jangan terlalu fokus sama kehidupan orang lain, kalau kamu fokusnya kekehidupan orang lain, kehidupan kamu siapa yang mengendalikan? Yang ada kehidupan kamu terbengkalai dan kehidupan orang yang kamu fokusin itu bakalan maju terus.
Kemaren aku terlibat debat santai sama teman-teman, yang akhirnya memanas karena beda perspektif, mereka tetap pada perspektif mereka dan juga aku merasa betul dengan perspektif sendiri, yang jadi permasalahan disini kenapa orang-orang gak bisa nerima perbedaan? Kenapa orang-orang selalu kepo sama kehidupan orang lain? Bahkan banyak yang memaksakan kehendaknya pada orang lain, apa itu logis? Menurut aku 100% enggak logis, gimana caranya kita bisa memaksakan pendapat kita sama orang lain yang punya perspektif berbeda? Nah, hal yang kayak begini nih yang banyak mengahancurkan masyarakat sehingga banyak menimbulkan perang, tawuran yang gak bakal menyelesaikan masalah. Orang-orang yang punya perspektif berbeda memang sulit banget disatuin sulit banget, apalagi dua-duanya sama-sama keras kepala, masalahnya disini orang Indo itu sulit nerima kalo ada yang beda dari mereka, jalan lain menurut mereka yaitu mengejudgenya ataupun sampe perang segala sehingga orang lain yang gak salah dan gak tahu menahu mengenai hal itupun harus jadi korban, miris banget!
Menurut aku ada solusi sederhana untuk nyelesain masalah ini, sebenernya solusi ini udah diketahui semua orang tapi mungkin banyak yang melupakannya, solusi disini sebenarnya sederhana yaitu semua orang harus bisa MENERIMA PERBEDAAN dan MENGHARGAINYA, ini hal yang harus kita bold tebel-tebel.
Gak bisa dipungkiri lagi, semua orang punya perspektif masing-masing, semua orang punya pandangan masing-masing dalam melihat suatu hal, itu biasa! Karena manusia itu dikasi otak dan akal masing-masing sama Tuhan, jadi artinya setiap orang punya hak untuk memandang dan menilai masing-masing pada suatu hal pake otak mereka, trus kenapa sampe diributin? Kenapa sampe makan banyak korban segala? Kalo kita udah bisa nerima perbedaan dan saling menghargai, Kehidupan kita bakalan tentram aja selama dia gak ganggu kehidupan dan perspektif kita pribadi, yakan?!, Semua bakalan jalan di jalan yang menurut mereka bener, karena gak satu orangpun yang berhak mengejudge kalo orang lain itu salah kecuali Tuhan. Kita juga gak tau kan siapa yang berada dijalan yang benar? Tapi poinnya disini walaupun kita beda-beda tapi kita satu, kan itu semboyan kita "Bhineka Tunggal Ika", gak pandang ras, agama, kebudayaan, warna kulit, atupun status sosial.
Allah S.W.T. juga udah berfirman, bahwa:
Ù„َÙƒُÙ…ْ دِينُÙƒُÙ…ْ ÙˆَÙ„ِÙŠَ دِينِ
“Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku”.
Disini udah jelas kan?, jadi gak usah ngurusin orang lain, cukup fokus kediri sendiri.
6 desember 2016, bertepatan di kelas D6 bersama orang-orang yang sama dan masih dalam keadaan yang sama sebagai mahasiswa yang lagi sibuk (cieh) dengan tugas dan prepare untuk ujian akhir semester tiba-tiba pengen nge-blog tentang cerita yang belum sempat terabadikan #hah
Jadi, 1 minggu yang lalu aku terlibat dalam sebuah survey untuk pilkada prov jambi pada suatu instansi, tapi yang aku mau ceritain disini bukan masalah pilkadanya tapi.. My first survey's experiance,.. #jengjeng
Jadi hari itu aku diajak salah satu temen untuk ikut ke sebuah event yang memang diadakan suatu instansi, dan awalnya juga masih kayak malas memusingkan diri, tapi karena temen aku bilang kalau kita ikut event itu kita bakalan dapet fee dan juga kerjanya kayak turun kelapangan, jadi akhirnya aku ikut-ikut aja itung2 untuk tambahan uang diakhir bulan #anakkos, dan akhirnya sampailah di tempat eventnya, singkat cerita mentor disana menjelaskan apa tujuan dari event itu, dan event itu seperti quick count yang biasa di tv2 dan ini khusus untuk daerah jambi, pikiran pertama aku sih coba ajalah dulu karena ini juga kayak meneliti dan pas banget semester ini ada mk penelitian jadi sekalian belajar gimana caranya survey populasi dan sampel.
Akhirnya kami dibagi-bagi dalam beberapa team dan juga dibagi daerah-daerah yang akan disurvey per teamnya, aku dapet bagian Rawasari B. Pertama aku fine-fine aja karena aku gak tau daerah itu sebenarnya, namun pas selesai acara temen aku bilang kalau rawasari itu adalah daerah Pucuk (Ini adalah daerah yang biasanya banyak orang yang melakukan me*um) agak ngeri juga awalnya, karena ditakutin terus akhirnya aku minta sama Supervisor tim aku pindah daerah, akhirnya dapet daerah lain walaupun didalam rawasarinya juga (nb: daerah seperti diatas hanya ada di satu RT saja, yang lainnya aman).
Akhirnya mulailah hari pertama turun lapangan, dapet responden 1, walaupun carinya mati-matian, aku ngerasa gimana perjuangannya para selles yang sering aku tolak pas mereka datang kerumah, walaupun aku bukan selles dan cuman mau wawancara sebentar aja, banyak masyarakat yang tidak mau menerima kami, walaupun itu sebenarnya untuk mereka juga, tapi aki bersyukur juga kalau aja aku gak ikut event itu mungkin aku gak tau ngerasanya cari uang yang alangkah luar biasa susahnya, mungkin aku gak bakalan tau banyak hal tentang pandangan masyarakat yang beda-beda banget, cara pandang yang sangat beda, keluh kesah mereka terhadap kinerja pemerintah, kadang aku ngerasa "gini ya rasanya blusukan" (eh?!), mungkin kalau aku gak ikut event itu aku gak bakalan ketemu kakek-kakek yang satu daerah sama aku, tapi sayangnya ia gak pernah nikah, jadi dia tinggal sendiri dirumah. Dengan rumah seadanya dan punya beberapa ayam, tapi entah kenapa sedih banget ngeliatnya, profesi beliau hanya seorang tukang pijit, yang kadang pelanggannya langsung kerumahnya atau beliau yang kerumah pelanggannya. Tapi dia bilang kalau pelanggannya juga gak setiap hari urut, (yakali pegel terus tu badan) jadi penghasilan beliau pas-pasan untuk makan, pas kami kerumah si kakek, kakek lagi masak nasi goreng tanpa bumbu "nasi ndoang" (bahasa kerinci) pas kami minta waktunya untuk wawancara sebentar beliau sangat ramah dan mempersilahkan kami duduk dikursi yang juga seadanya. Setelah agak lama perkenalan dari dialeknya kami tau kalau kakek orang kerinci dan satu desa dengan kami, mendengar kalau kami berasal dari satu desa, alangakah bersemangatnya sang kakek, ia menunjukkan rumah orang kerinci lainnya didekat rumahnya. Kakek itu memang sudah tua tapi pendengaran dan pikirannya masih sangat baik, setelah beberapa lama berbincang mengenai pemerintah, hal yang paling aku inget dari perkataan kakek yaitu "sapopun buleh jadi pemimpin, apolagi hang kinci, tapi hang kinci sabeh nak jadi pemimpin galo, tuh nyo dek maju-maju kincai" (siapapun boleh jadi pemimpin, apalagi orang kerinci, tapi kebanyakan orang kerinci itu banyak yang berebut mau jadi pemimpin, jadi karena itu kerinci gak maju-maju).
Setelah mendengar penuturan dari kakek agak spechless juga awalnya, kakek yang udah tua masih sangat peduli dengan kerinci asalnya, dan pelajaran lain yang aku ambil yaitu, siapapun itu walaupun itu anak kecil, orang yang udah sangat tua seperti sang kakek, orang bodoh dikelasmu, orang jelek, orang nakal bahkan narapidanapun, dari mereka kamu bisa belajar, hal sekecil apapun itu. Kamu pasti bisa dapet hal-hal positif dari mereka, walaupun kamu lebih kaya dari mereka, kamu lebih cantik atau ganteng dari mereka, kamu lebih pintar dan berpendidikan dari mereka, atau kamu merasa lebih baik dari mereka. Seburuk apapun mereka pasti ada satu hal yang kamu gak punya dari mereka, Tuhan menciptakan manusia dengan kelebihan dan kekekurangannya masing-masing. So, pasti ada hal yang mereka punya tapi kamu gak punya, so kamu jangan sombong dulu karena kamu merasa lebih baik dari kamu. Tetap jadi diri sendiri, and don't judge someone from their cover, the cover can lie you, its just cover man!
Menurut kalian bagaimana kapasitas kebahagian yang sempurna itu? Punya wajah cantik atau ganteng? Punya harta berlimpah? Punya jabatan? Atau ada hal-hal lain yang membuat kalian merasa bahagia seutuhnya jika kalian miliki?
Kenapa aku menanyakan pertanyaan ini?
Alasannya karena hidup aku mulai berubah sedikit demi sedikit tanpa disadari, entah karena aku udah semakin tua atau aku memang udah cuek sama hal-hal gak penting yang selama ini menjadi kebiasaan? Atau mungkin aku memang sedang berjalan satu step kedepan, tapi memang setiap orang punya cara mereka masing-masing untuk dewasa.
Dulu.... aku yang selalu compare diri sendiri sama orang lain, wich is hal-hal yang gak penting "kenapa mereka cantik? Sedangkan aku?" "Kenapa mereka kaya? Sedangkan aku?" "Kenapa mereka bahagia? Sedangkan aku?..." Hal-hal yang selalu berputar dan secara langsung terjadi berulang-ulang. iri,dengki bad habit dan gak malu sama Allah punya hati penyakitan.
Tapi semuanya kalau kita lihat dari segi pandang positif bakalan berdampak pada pemikiran yang positif pula, ya akhirnya dari ribuan kejadian itu aku bisa merasa hidup dan berkembang, merasakan bagaimana menjadi manusia yang belajar dari masa lalu.
Walaupun gak bisa dibilang aku sekarang sudah sangat baik.
Pertanyaan aneh diatas kayaknya udah terkubur dalam, karena aku mulai mikir semua orang punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing kata asiknya deh setiap orang punya spesialisnya masing-masing, tapi juga punya kekurangan masing-masing, nah kekurangan inilah yang harus diisi orang lain untuk membentuk hal Sempurna! Jadi kita gak bisa simpulkan hidup orang itu bahagia hanya berdasarkan mereka cantik,kaya,punya jabatan dll.
Oke daripada postingan ini berbelit-belit dan kepanjangan nyampah gak jelas langsung to the topic aja!
Be your self, and you'll find who you are and how special every single things that you have.
Never compare yourself with them Because god will give you something better! Enjoy it and keep up!
You can be what you want to be! Focus on your goal!
NB: You must get your achivement next year!
Hallo.. Selamat malam, selamat idul adha, udah pada nyicip daging kurban kah? Hahaha!
Malam ini aku kepikiran nge-Blog gara-gara abis telponan sama induk trus ngebahas gak habis-habis mengenai jurusan hukum, well agak absurd juga sih karena aku udah semester 5 sekarang dan masih cekcok masalah jurusan.
Oke dikesempatan kali ini (ehem) aku bakalan ceritain pengalaman aku masuk jurusan hukum, sedihnya, senangnya, komplikasinya, pokok complete deh berdasarkan pengalaman aku.
Oke cerita dari mana ya! Oya dari SMA aja deh karena ini akar dari segalanya, aku itu dari kelas 1 SMA pengen banget ngambil jurusan IPA kalo ditanya ya karena 'kata orang' anak IPA itu keren lah, rajin, lumbungnya siswa2 pintar, teladan, berprestasi, patuh, apalagi? Pokoknya kalau masuk IPA itu adalah kayak anugrah yang diturunkan tuhan deh, dan jadi kebanggaan yang waw yang harus disyukuri 7 hari 7 malam, beda banget sama anak IPS yang 'Kata Orang' lagi ni, tempatnya anak2 malas, nakal, tukang onar, dominan cowok, kalo ceweknya anak IPS itu juga dianggep nakal, pokok reputasinya dimata masyarakat dan dunia seluruh jagad raya JELEK banget gitu. Nah kembali ke aku ni, pas detik-detik terakhir mau naik kelas XI entah kenapa seorang irma berubah pikiran!
Mungkin karena waktu itu aku udah mulai kepikiran kuliah pengen ngambil jurusan apa kali, karena menurut aku waktu itu akuntansi adalah jurusan yang bagus banget,punya peluang banyak,luass banget pekerjaannya, nah dari itu aku pengen jadi seorang akuntan, jadi karena hal itu yang terus aku pikirin pas mau naik kelas, akhirnya aku milih jurusan IPS (what!) Iya beneran lo semua gak pada mimpi #plak semua temen-temen aku bahkan guru mempertanyakan mengapa aku masuk IPS (heh berasa terkenal lo ma) tapi beneran loh! Sampe guru nyindir aku gitu, ibuk itu bilang gini "kamu jurusan apa irma?" Aku jawab "IPS buk," ibuk itu bilang lagi "kenapa ngambil IPS? Takut kalah saing ya?..." rasanya itu kayak ada petir nyambar ke kepala (what the fuck?) Sejahat itu pikiran guru aku ya, padahal dia pan gak tau plan aku kedepan kayak gimana! Pengen nangis rasanya, kecewa, sedikit nyesel, semuanya bercampur aduk.
Sebulan pertama aku ngejalanin pelajaran dikelas IPS serasa raga aja yang ada dikelas, aku ngejalaninnya setengah hati coy!
2 bulan setelahnya aku mulai menerima kenyataan gitu, karena the first time ini pilihan aku gitu, ini plan aku kedepan, mungkin aja ini cobaan dan proses untuk ke step selanjutnya. Aku yakin pasti ada kemudahannya.
Akhirnya beneran aja, aku mulai enjoy ngejalanin studi aku walaupun dikelas IPS, aku mulai tertarik mengenai Akuntansi,Management,Sosiologi, which is hal-hal yang gak bisa aku dapet di Kelas IPA, aku mulai sangat sangat enjoy ngejalaninnya, dan aku juga sadar emang jurusan yang aku pilih gak salah, emang aku anak sosial, bukan anak sains!
Setelah aku akhirnya lulus SMA dan apply untuk kuliah di Universitas Jambi (UNJA) ikut SNMPTN, pada saat itu kita bisa pilih 5 jurusan, aku tetap di plan awal, akhirnya aku ngambil Akuntansi, Management, dll yang aku lupa, pokoknya fokusnya ke Ekonomi, tapi aku gagal di step itu! Dan akhirnya aku ikut tes lagi, SBMPTN masih tetap di uni yang sama dan jurusan yang sama, aku lose juga coy!, setelah mengalami kegalauan yang sangat dalam (mahasiswa baru yang belum lulus tau nih gimana rasanya, nikmatin aja ya!) Akhirnya aku mikir2 lagi untuk pilih jurusan di tes terakhir ini (UMB) karena ini the last test, kalo aku gak lulus, aku bakalan end dan terpaksa pulang kampung, karena 'Ekstensi' mahal banget SPPnya.
Aku mulai mengubah jalur nih, tapi gak jauh juga dari ilmu sosial, sosial banget lah, karena pikiran aku pada saat itu mungkin Akuntansi bukan jalan aku, Finnaly aku pilih jurusan HUKUM (Jeng...jeng), ya..! aku kembali kena fitnah, kena gosip, dijelek-jelekin mengenai jurusan aku ini (nasib mbak) tapi kayaknya jurusan aku ini dilevel teratas deh orang ngejudgenya. Hal-hal mainstream yang aku banyak denger nih kayak "kenapa kok ambil jurusan hukum?, jurusan hukum itu banyak yang pengangguran, lihat noh tetangga sebelah jursn hukum tukang angkat pasir!" "kok ngambil jurusan itu sih?, nanti susah cari kerja lo" "hukum mah mudah, gak ada yang lebih bagus jurusanmu?", " lah jurusan hukum? lihat noh SH bertebaran dimana-mana emang ada tempat buat lo", "kamu jurusan hukum? ah nanti palingan korupsi, dan juga lihat banyak penegak-penegak hukum yang nyeleneh dan gak profesional".
Banyak deh hal-hal yag menurut aku absurd banget, karena yang nilai itu bukan akademis hukum, melainkan orang-orang awam, atau anak jurusan lain. Kadang bosan juga dengernya kayak diremehin banget. Padahal mereka itu cuman lihat disatu sisi doang, ibaratnya nih sebuah rumah mereka cuman lihat temboknya doang dan mereka udah bisa ngesimpulin bahwa itu cuman tembok polos yang membosankan, mereka gak sadar bahwa itu sebuah rumah yang punya pintu, jendela,atap, yang berbentuk sempurna. Dan juga temen-temen aku jurusan lain bilang gini nih "Kuliah hukum mah mudah, rajin aja masuk, bikin tugas, ikut UTS dan UAS udah dapet deh nilai A" (what..!) Pikiran yang pendek banget menurut aku, beneran sekarang dia mahasiswa? Gak berkualitas banget ya pikirannya! Mungkin dari situ aja anak hukum udh beda ya dr anak jurusan lain, karena jurusan hukum itu berpikir secara hukum, at least anak hukum itu berpikir kritis, menganalisa segala hal, baru berani mengambil kesimpulan.
Mereka bilang kuliah hukum itu mudah, aku lagsung syok! , mereka nggak ngalamin gimana rasanya harus baca buku tebel banget, mereka gak ngalamin gimana caranya ngapalin pasal-pasal yang ribuan itu, mereka gak ngalamin betapa deg-degannya presentasi dan kerja kelompok sama anak hukum yang notabenenya gak mau kalah. Mereka gak ngerasain gimana harus keep save hal-hal yang telah dipelajarin didalam otak. Pidana,perdata,HTN,adm negara,agraria,haki,hukum internasional, dan banyak banget yang didalamnya terdapat ratusan pasal dan uu yang harus kita ingat, dan yang paling menyakitkan nih, mereka nggak ngalamin rasanya diremehin terus sama jurusan lain padahal mereka hak tau apa-apa, kalo dipikirin banget ni hal-hal tersebut mungkin udah gantung diri karena gak tahan stressnya. So don't judged something from cover guys! Berpikir kritis dong kayak anak hukum (ya gak!) Jangan kebanyakan praktikum.
Mungkin itu aja report plus curhatan yang gak jelas dari aku malam ini, maaf kalau ada hal-hal yang menyinggung atau yang tidak berkenan dihati. Bye!
What i did just make her hurt!
just cutted again the older scar. i want her proud of me at least not as others that better than me. i can't said what i want. yeah, that not me. if i want to say sorry i just make them from my gesture, i like everyone out there know, so they can know how to face me, But unfortunately they're not.
There are many time that i was spend to think about anything in my life, about what i want to my future, what i'll do after my study over, everything that not important to think. But, ya i realize Allah will give me a better plan. But something different always make me afraid to face the future. I afraid if someday i can't make proud my mom, i afraid if someday i'll make her hurt. But i always try to be kind to her, and always obey about her rules, i try to move my selfish,childish, and everything disease-hearts, that forbidden my mom and my religion to do.
But i'm a human as have habit human, so, when they come, i afraid to make mistake and hurt her again, when i can't control my emotion.
This is me with many mistake that i always try to change. please be patient.
X: i'm sorry for my bad-english i just explain my fell.
Hai.. !
Dipostingan kali ini aku mau cerita yang udah seminggu yang lalu terjadi, jadi ceritanya pagi itu aku bangun sekitaran jam 7 pagi, dan aku langsung pergi joging ke Alun-alun via sepeda.
Nahh setelah lama joging, dan matahari udah semakin terik nih, aku akhirnya memutuskan untuk pulang lewat masjid, jadi pas nunggu di lampu merah (*maksudnya lampu lalu lintas, warnanya gak merah aja ya kan!) Tu 2 bule nongol dibelakang sambil nyapa Hi.. alhasil aku cuman cengar-cengir sambil balas bilang hai juga.. karena awalnya gue shok aneh (*kayak orang kampung yang belum pernah ketemu sama bule gitu yakan!) nah gara" tu bule nanya" macem", akhirnya aku mengeluarkan bahasa inggris yang alakadar ini (*karna mau gak mau ya) sambil berharap tu muka si bule gak berkerut denger bahasa inggris aku).
Dan kayaknya tu 2 bule friendly banget gak kayak bule lain yang pernah aku ketemu yang sombong dan sok" bule gitu (*lah?) dan dia juga sedikit paham sama bahasa inggris aku yang hancur banget ini, nah masalahnya aku yang sering melongo denger dia ngomong yang cepet banget kayak motornya bang valentino rossi itu, lah die emang gak tau ni otak aku error nranslete die ngomong apaan!, alhasil aku sering bilang
Pardon me! Pardon me! Kayak orang budeg, dan akhirnya aku cuman ngangguk" aja dah, serah kamu lah mau ngomong apa lek!
, nah dari sedikit hal yang aku tangkep dari omongan itu, the important thing yaitu nama dia Mrs. Linda dan dia Nuris bareng lakinya Mr. Stevan, mereka berasal dari Melbourne, Australia dan menetap di Singapore, mereka punya 2 anak yang aku lupa namanya, yang pasti yang paling besar cowo umurnya 23th dan kulian sejarah di Melbourne University, dan adeknya umurnya 21th kuliah Biologi di Uni yang sama juga. Dan yang pasti kita ngomong banyak hal lah, dari kerisihan dia soal lalat atau nyamuk (insect) di indo, karena kate dia disingapore gak ada yang namanya insect (*yang langsung melintas dibenak aku, nih sibule sama nyamuk aja gak tahan, gimana kalo tinggal dikolong jembatan kayaknya baru seminggu aja udh bunuh diri nih), nah setelah itu hal lucu yang bikin gue geleng" pala, pas mereka pertama kali nyicip yang namanya es cendol, die kegirangan minum tuh es cendol sambil bilang tu es cendol enak banget sampe kayak masang muka yang wah banget gitu! (*hah serah ke lu dah lek, makannya jangan kebanyakan makan makanan yang hambar, sekalinya ketemu cendol kayak gitu dah, yang penting aku kalian traktir lah, makasi ye!)


Malam ini adalah malam terakhir dibulan Agustus, ada baiknya gue minta wishes ya! at least buat gue bisa ingat kesalahan gue dimasa yang lalu dan buat ngerubahnya dimasa yang akan datang... oke
1. Dari hal-hal yang udah gue jalanin selama 4 semester kuliah gue, gue itu orangnya LELET PARAAHH, Jangan ditanya lagi soal point ini karena ini bidang gue banget coy, nah yang gue wish itu bukan mempertahankan keleletan gue untuk menjadi orang lelet sedunia ya, tapi malah sebaliknya GUE PENGEN BERUBAH, DAN GAK MAU LELET LAGI! ya semoga kata kata itu gak cuman jadi tulisan besar dan ketekatan gue pada saat ini aja ya, tapi bisa jadi something that i can realisasi dikehidupan gue.
2. Nah yang kedua, juga dari yang gue tilik dari kehidupan gue, gue itu childish banget, oh no! Irma lo itu udah 20th men, gak ngurus lagi yang namanya ngambek,jengkel, mau menang sendiri kayak kelakuan bocah lagi, okay lo harus LEBIH DEWASA dalam encounter problem of your life.
3. Malas adalah problema yang melankonis yang selalu membayangi kehidupan gue dan juga menghambat kesuksesan yang gue impikan, malas gerak, malas sholat, malas belajar, malas baca, kayaknya malas semua deh, biasanya kalo kayak begitu bakalan jadi bad day gue hari itu, please berubah jadi LEBIH RAJIN ma!
4. yang ini cukup dramatis nih yaitu kebanyakan makan, wtf...! hal ini yang bikin mood gue naik turun dan bikin gue jadi moody banget, jadinya pelampiasannya temen gue, gue cuekin, *sorry ya broh. kayaknya maindset dari otak gue yang kasih sinyal 'Pengen makan' padahal perut gue belum lapar harus gue rusakin trus buang jauh-jauh ke laut lepas sana, biar mindset hidup untuk makan gue hilang selamanya, MAKANLAH UNTUK HIDUP ma.
5. Gak konsisten, ini nih yang susaaahnya mintak ampun gue rubah, gue udah coba sebisa otak dan seluruh badan gue, tapi hasilnya nihil, kemauan gue untuk tidak konsisten mengalahkan semua muanya, hal ini yang paling gue benci didalam diri gue, pengen rasanya gue robek-robek kalau itu hal yang real, tapi memang semuanya kembali ke gue, emang GUE dalangnya, iya diri gue sendiri. So irma LO HARUS BELAJAR KONSISTEN.
6. Gue itu Leo, dari hal-hal yang terdapat didalam diri leo mengatakan bahwa leo itu sering terlalu memikirkan what they say about me? What i do is right? They like if i do this one or the others, from now you must realize your life is'nt for impress the others people ma, you must love your self, and you must be as you are, lo gak punya banyak tangan buat nutup mulut mereka, lo cuman punya 2 tangan yang bisa lo gunain buat nutup kedua telinga lo, so go on and go ahead.
Oke mungkin itu throwback dari sedikit yang gue tilik dari kepribadian gue selama 4 semester gue diperkuliahan, dan at least gue berharap gue yang dimasa depan bisa menyelesaikan masalah ini secepatnya, dan focus to my ahcieve gue untuk masa depan, dan buang semua hal yang menghambat kesuksesan gue, irma i believe you can chage everyting be better, and i believe you can do it, FIGHTING FOR 5TH SEMESTER.
Hallo Clouders !
Aku baru bikin blog baru nih karena blog yang aku bikin 4 jam yang lalu kok absurd banget judulnya, masa setiap post aku judulnya
"My First Blog", tapi itu sebenarnya karena ketidaktahuan aku juga sih (*maklum blogger baru man).
So finally, aku bakalan share cerita yang terjadi hari ini, hari ini hari yang cukup seru juga sih, karena pagi tadi aku bangun jam 6.30, matahari Batam udah mulai cerah aja, dan aku langsung disambut kesibukan induk aku yang mau pegi kerja! (*what the? Jaman modern yang serba teknologi ini aku masih manggil nyokap induk, haha udahlah ya). Aku emang beberapa bulan ini lagi holiday ke Batam, temanya holiday tapi kerjanya cuman dirumah-makan-tidur-joging-tidur lagi, haha beri tepukan yang gemuruh.
Oke back to the topic! So induk aku pagi" udah asik teriak" ke aku yang masih damai tidur dikasur, nyuruh bangun dan mandi trus joging.
Aku dengan wajah dan rambut semrawutan ke kamar mandi langsung mandi, sedangkan indukku pergi duluan karena dia tau aku itu lelet parahhh men! (*ala kak gita haha), oke akhirnya aku selesai mandi dan mau siap", eh tiba" langit udah mendung aja pagi-pagi, sehingga menambah hasrat aku melihat kasur Wtf?, alhasil aku tergoda sama kasur dan kembali bobo cans sambil baca blognya kak gitasavitri.blogspot.co.id beuuhh makin betah nih dikasur!
And then pas sore, baru lah aku udah gak mager lagi, dan cuss pergi joging di Alun-Alun Engku Putri, daerahnya deket dari rumah, jalan kaki cuman 15 menitan, disitu rame banget karena sebagian penduduk batam kota sore-sore jalan kesitu sambil menikmati sunset, finally i was ready, karena dijalan aku inget sama blog baru aku, dan pengen ngeposting sesuatu, akhirnya dijalan kerjanya ngejepret daerah sekitar hehe. Daripada penasaran ini dia cekidot.
Gak terasa udah panjang aja nih postingan, kayaknya para readers udah bosan juga kali (*serasa kayak banyak banget yang baca ni postingan -_-)oke itu aja deh. Bye!
Written by irma mardia
Hallo! Perkenalkan aku irma!, and this is my first blog! Yeay!, kalo dipikir", udah lewat ya jaman-jaman orang ngeblog tapi aku masih jadi pemula di Blogger, haha gak papa lah ya, kan gak ada kata Terlambat untuk memulai. Okeh, Sebelum aku mau ngeblog panjang lebar nih aku juga mau ngasih tau aku tu bukan orang yang pinter nulis, so nanti kalo kalian nemuin kata" yang salah atau kurang cocok i`m sorry ya! I'm just new here! And i'm not a best writer!
Okedeh di Blogku yang pertama ini kayaknya aku belum posting apa-apa, karena aku masih bingung tema blog ini apa, jadi aku random aja tapi yang pasti Daily Story sama kegiatan2 aku yang bakalan aku share dan juga opini-opini aku yang mungkin bisa jadi masukan bagi kalian-kalian (*kayak ada yang baca aja haha).
So... see you to the next post dan salam kenal semua!...
Writen by irma