Akhir-akhir ini adalah peralihan kehidupan dari mahasiswa menjadi orang dewasa.
di timeline instagram, whatsap dan sosial media lainnya teman-teman sebaya punya cerita masing-masing. mereka punya pilihan masing-masing. Ada yang akan menikah, ada yang melanjutkan studi, ada yang mencari pekerjaan ada yang sedang honorer, ada yang masih di kampus, ada yang sibuk kegiatan extrakulikuler lainnya.
benar kata pepatah, masa-masa disekolah adalah masa-masa paling indah, karena menjadi dewasa itu susah, berbelit dan nggak happy sama sekali.
kalau ada mesin pemutar waktu, ingin rasanya kembali kemasa-masa kecil, dimana main-main adalah hal yang paling menyenangkan, main kotor-kotor ke sawah, main penganten-pengantenan, main masak-masakan, bersama teman kecil yang buat nostalgia banget.
namun sekarang semua orang terlalu serius, semuanya menomorsatukan uang di prioritas kehidupan mereka. dulu makan dengan cabe kelapa pake ikan tri aja udah bahagia banget.
sekarang hidup mentereng, jalan-jalan ke mall, chit chat di caffe jadi gaya hidup baru yang dianggap berkelas, nggak ada lagi tuh makan sama-sama teman kerumahnya walaupun nasinya dari rumah sendiri, hehe.
Disosial media juga gitu, pamer foto bareng pacar, buat status tentang jodoh, dan pamer kehidupan berkelas jadi trend, beda banget dulu, di fb cuman buat status lucu-lucu atau sms lucu yang dikirim kesemua orang di kontak handphone,
being adult is kinda frustated, you have to accomplished your own problem and your strong power is useless (crying to your mom ;)), your responsibility is an immportant thing. you will be fooled by others if you don't smart enough.
di timeline instagram, whatsap dan sosial media lainnya teman-teman sebaya punya cerita masing-masing. mereka punya pilihan masing-masing. Ada yang akan menikah, ada yang melanjutkan studi, ada yang mencari pekerjaan ada yang sedang honorer, ada yang masih di kampus, ada yang sibuk kegiatan extrakulikuler lainnya.
benar kata pepatah, masa-masa disekolah adalah masa-masa paling indah, karena menjadi dewasa itu susah, berbelit dan nggak happy sama sekali.
kalau ada mesin pemutar waktu, ingin rasanya kembali kemasa-masa kecil, dimana main-main adalah hal yang paling menyenangkan, main kotor-kotor ke sawah, main penganten-pengantenan, main masak-masakan, bersama teman kecil yang buat nostalgia banget.
namun sekarang semua orang terlalu serius, semuanya menomorsatukan uang di prioritas kehidupan mereka. dulu makan dengan cabe kelapa pake ikan tri aja udah bahagia banget.
sekarang hidup mentereng, jalan-jalan ke mall, chit chat di caffe jadi gaya hidup baru yang dianggap berkelas, nggak ada lagi tuh makan sama-sama teman kerumahnya walaupun nasinya dari rumah sendiri, hehe.
Disosial media juga gitu, pamer foto bareng pacar, buat status tentang jodoh, dan pamer kehidupan berkelas jadi trend, beda banget dulu, di fb cuman buat status lucu-lucu atau sms lucu yang dikirim kesemua orang di kontak handphone,
being adult is kinda frustated, you have to accomplished your own problem and your strong power is useless (crying to your mom ;)), your responsibility is an immportant thing. you will be fooled by others if you don't smart enough.
0 Comentarios