Desember Hujan




rintik
basah
dan aroma phetrichor yang khas

derap langkah menapak
dia berjalan bersama hembusan angin
melintas lurus dihatiku
menciptakan rindu ruai

menghilangkan resah pilu
membawa cahaya tentram
memikat dengan karisma

aku
diam
terlena dalam buaian
terbawa derapan alam
masih dalam khayalan senyummu

mata
tatap
lurus mempertemukan
menyatukan perasaan jiwa

harap
hati
kuharap lebih akan ini
biar ada jalan untukku
menghiasi, menumpahkan kasih

hilang
acuh
seakan tak diberi kepastian
ragu diizinkan masuk
atau malu untuk mengatakan

aku
wanita
punya banyak khayal dan malu
menimbulkan 2 tanya
haruskah mundur atau menunggu?

IM

0 Comentarios

Follow Me On Instagram