![]() |
| Photo by Wes Hicks on Unsplash |
Seorang teman curhat padaku, menceritakan betapa frustasinya ia tentang kehidupannya, karir, percintaan, keluarga. Yahh, permasalahan hidup yang mungkin dialami semua orang.
Aku sebagai orang yang dicurhatin mengeluarkan semua kata-kata bijak yang sering aku dengar di sosial media, "Sabar, semuanya akan baik-baik aja, itu normal kok", "Semuanya akan indah pada waktunya", kataku kala itu.
Yah, aku juga gak punya opsi lain yang harus dilakukan dan harus kukatakan. Walaupun aku sendiri suatu saat kedepan diposisi terpuruk belum tentu bisa tetap sabar dan tenang. Setelah menyadari itu, aku merasa betapa naifnya aku memaksakan terlihat kuat meski sebenarnya tidak sekuat itu. Hidup memang begitu ya, menguatkan saat orang lain terpuruk dan dikuatkan saat kita sendiri terpuruk.
Pernah merasa dititik semua motivasi yang aku dengar seakan omong kosong, semua yang mereka katakan itu hanyalah untuk menguatkan dan memvalidasi kesedihan yang kita rasakan. Padahal perasaan itu harus kita rasakan juga, sedih, terpuruk,frustasi, ketidakpastian. They are okay. Kita gak akan menghargai senang kalau kita belum merasakan susah, kita tidak akan menghargai hujan kalau kita belum merasakan panas, begitulah kata bijak yang tersebar diinternet.
Well, aku setuju dengan orang-orang yang sering bilang, "Hidup ini bukan kayak drama Korea, yang kisah cintanya indah, yang kehidupannya penuh inspirasi, dan hal menakjubkan lainnya". Karna realita tidak akan membiarkan kita terlarut dalam cerita settingan yang dibentuk manusia. Terlepas dari hiburan drama korea itu bagus banget, tapi kalau kita menjadikan itu pedoman bahkan cenderung membandingkan dengan hidup kita didunia nyata. that's suck guys! wake up!.kita gak bakalan bisa jadi pacar Park So Jun yang romantis atau istrinya Kim Soo Hyun yang manis. Tapi kalo cuman ngimpi aja, silahkan aja mumpung masih gratis.
25 tahun adalah umur dimana terjadinya krisis kehidupan yang biasa disebut quarter life crisis. Dan rasanya gak enak banget. Bahkan aku insecure mau cerita ke orang lain. Aku bukan orang yang mudah curhat sana-sini yang mudah terbuka dengan semua masalah yang dihadapi. Kamu tanya alasannya?
Jawabannya simple, semua orang punya masalah, semua orang punya kesusahan dalam hidup yang mungkin ditampakkan ke public atau disimpan rapat-rapat. Tapi yang pasti, aku ngerasa egois sih untuk selalu curhat keorang tanpa mikirin bahwa orang itu juga punya masalah dihidupnya. Well, daripada gitu mending disimpan dan dicurhatin sama Allah SWT, atau jika pengen meluapkan biasanya aku pakai media Blog ini atau sekedar membuat video di YouTube, walaupun gak bisa terlalu frontal tapi setidaknya sedikit lega dengan cara itu.
Nowadays, kita sedang berada dalam ketidakpastian ditambah dengan Covid-19 yang tidak selesai-selesai, semakin membuat runyam keadaan hidup, ekonomi bahkan mental. Iya, aku rasa banyak orang yang mental nya mungkin sedikit terganggu karna pandemi yang kita hadapi ini, entah itu gagal menjalani planning yang udah dibuat lama, atau burn out karna terlalu lama WFH, atau sedang sulit mencari kerja baru karna berdampak pandemi dan hal-hal lain yang memicu kita untuk merasa gak baik-baik saja. Well, we are not okay at all!.
Keadaan ku cukup miris karna sedang mengalami fase Quarter Life Crisis ditengah keadaan yang tidak pasti ini, wah semuanya terasa penuh dengan kekacauan, baik hidup atau pikiran. Hobby yang dulu seneng banget untuk dikerjakan tapi sekarang terasa flat dan gak punya gairah, sekarang semua pertanyaan kehidupan masa depan datang ke otak silih berganti.Cukup dramatis emang.
Selama larut dalam perasaan tak berarti ini aku berusaha mengurangi konsumsi sosial media, karena takut ter distract sama faktor eksternal yang gak bisa kita kontrol. Mencoba menjadi lebih mindfullness sama kehidupan dan sekeliling, menyadari akan keberadaan diri di dunia. Bahkan mempelajari hal baru yang mungkin akan berguna untuk masa depan.
Tapi, mau bagaimanapun men-deny perasaan sendiri, mati-matian bilang "I'm okay" gak menolong sama sekali, karna kenyataannya I'm not okay at all, I'm not happy, I'm not worth it, I'm not kind, I'm not good this time. But I hope it will be better soon. I hope I understand who I am, dealing with myself, and enjoy life with me, I mean the real me.
Quarter-life crisis let's kill it and live a new life.

0 Comentarios