Pagi ini hari sabtu jam 10 pagi, aku decided untuk bermalas-malas ria sembari berselancar didunia maya. tak luput juga aku cek trending youtube, ya kalian taulah cukup penting juga mengetahui trending terkini yang ramai ditonton dan dibahas netizen. Saat itu kulihat trending #1 tidak terlalu menarik perhatianku karena seputar olahraga, sedangkan trending #2 cukup membuatku tersenyum melihat video yang berjudul "WOW, Kedatangan Ani membuat Rhoma tersipu malu", pasangan legendaris yang kembali disatukan di satu panggung setelah sekian lama.
Perhatianku teralihkan pada trending #11 video tentang ditetapkannya gubernur Jambi, Zumi Zola Zulkifli oleh KPK menjadi tersangka korupsi atau julukan yang dipakai netizen "Uang Ketok Palu". terlepas dari benar dan salahnya berita tersebut, aku tertarik membaca komentar netizen yang ikut memanaskan suasana, kolom komentar dijadikan wadah paling enak untuk menghina dan saling mengumbar komentar pedas diantara netizen. Banyak netizen yang mengaitkan dengan partainya Zumi, ada yang mengaitkan dengan Ahok, dan berbagai macam komentar yang ditulis tanpa disaring dulu di otak. I don't know why, para tipikal netizen di Indonesia kebanyakan tidak terlalu cerdas menggunakan media sosial, walaupun gak semuanya, aku yakin masih banyak netizen cerdas yang menggunakan media sosial dengan otak bukan cuman memenuhi nafsu untuk menghina orang lain.
Ada salah satu komentar yang membuat aku langsung naik pitam dan risih sampai aku langsung membalas komentar tersebut.

Bahkan dari komentar goblok itu masih ada satu orang yang menyukai, gak habis pikir si. Dunia begitu sempit dipikirannya sehingga dengan semudah itu mengeluarkan statement yang menurut aku paling bego (i'm sorry i don't know how to explain how much upset i am). Dia mengatakan bahwa kita dibodohi pakek surat Al-maidah ayat 51? yang aku pikirin setelah membaca tulisan ini yaitu dengan ia tegas mengatakan bahwa kita dibodohi dengan kitab paling suci yang diturunkan Allah S.W.T. yaitu Al-quran. Bukan mau sok suci atau gimana ya, cuman kalau mengomentari sesuatu tolong banget ditelaah dulu maksud dari kalimat yang akan dibagikan ke dunia maya.
Statement paling penting dari tulisan ini, Please wahai netizen yang budiman, jangan sesimpel itu menyimpulkan sesuatu. Untuk memilih pemimpin yang beragama Islam adalah perintah didalam Islam, dan sebagai umat muslim kita harus beriman pada Al-qur'an. Terlepas dari tidak diamanahkannya jabatan tersebut, yang patut disalahkan orangnya, pemimpinnya yang tidak amanah mengemban tugas yang telah dipercayakan. Bukan ayat dan surat didalam Al-qur'an. Karena Al-qur'an adalah petunjuk yang paling sempurna bagi orang yang berpikir. gak tau deh kalo kamu yang gak berpikir!.
Cheers!
Irma
Perhatianku teralihkan pada trending #11 video tentang ditetapkannya gubernur Jambi, Zumi Zola Zulkifli oleh KPK menjadi tersangka korupsi atau julukan yang dipakai netizen "Uang Ketok Palu". terlepas dari benar dan salahnya berita tersebut, aku tertarik membaca komentar netizen yang ikut memanaskan suasana, kolom komentar dijadikan wadah paling enak untuk menghina dan saling mengumbar komentar pedas diantara netizen. Banyak netizen yang mengaitkan dengan partainya Zumi, ada yang mengaitkan dengan Ahok, dan berbagai macam komentar yang ditulis tanpa disaring dulu di otak. I don't know why, para tipikal netizen di Indonesia kebanyakan tidak terlalu cerdas menggunakan media sosial, walaupun gak semuanya, aku yakin masih banyak netizen cerdas yang menggunakan media sosial dengan otak bukan cuman memenuhi nafsu untuk menghina orang lain.
Ada salah satu komentar yang membuat aku langsung naik pitam dan risih sampai aku langsung membalas komentar tersebut.

Bahkan dari komentar goblok itu masih ada satu orang yang menyukai, gak habis pikir si. Dunia begitu sempit dipikirannya sehingga dengan semudah itu mengeluarkan statement yang menurut aku paling bego (i'm sorry i don't know how to explain how much upset i am). Dia mengatakan bahwa kita dibodohi pakek surat Al-maidah ayat 51? yang aku pikirin setelah membaca tulisan ini yaitu dengan ia tegas mengatakan bahwa kita dibodohi dengan kitab paling suci yang diturunkan Allah S.W.T. yaitu Al-quran. Bukan mau sok suci atau gimana ya, cuman kalau mengomentari sesuatu tolong banget ditelaah dulu maksud dari kalimat yang akan dibagikan ke dunia maya.
Statement paling penting dari tulisan ini, Please wahai netizen yang budiman, jangan sesimpel itu menyimpulkan sesuatu. Untuk memilih pemimpin yang beragama Islam adalah perintah didalam Islam, dan sebagai umat muslim kita harus beriman pada Al-qur'an. Terlepas dari tidak diamanahkannya jabatan tersebut, yang patut disalahkan orangnya, pemimpinnya yang tidak amanah mengemban tugas yang telah dipercayakan. Bukan ayat dan surat didalam Al-qur'an. Karena Al-qur'an adalah petunjuk yang paling sempurna bagi orang yang berpikir. gak tau deh kalo kamu yang gak berpikir!.
Cheers!
Irma
0 Comentarios